Rabu, 28 Februari 2018

Yukkk Mengenal Vaksin

 

Apa sih vaksin itu sebenarnya? 
Perlukah diberikan vaksin? 
Beda ya vaksinasi dan imunisasi? 
Bayar gak nih vaksinnya? 
Takut ah sama vaksin, katanya anak bisa demam lah, sakit lah, dan sebagainya.. 

Banyak sekali pertanyaan dan kekhawatiran dalam masyarakat tentang vaksin ini.. Nah ayo coba kita simak lebih lanjut tentang vaksin ini...

Vaksin adalah suatu zat yang merupakan merupakan suatu bentuk produk biologi yang diketahui berasal dari virus, bakteri atau dari kombinasi antara keduanya yang dilemahkan. Vaksin diberikan kepada individu yang sehat guna merangsang munculnya antibody atau kekebalan tubuh guna mencegah dari infeksi penyakit tertentu.

Imunisasi merupakan upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Ada 2 jenis imunisasi yaitu imunisasi pasif dan imunisasi aktif. Imunisasi pasif adalah pemberian antibody secara langsung kepada seseorang, jadi antibody yang sudah ada dikasih ke orang yang belum ada, seperti kita memberikan pedang kepada tubuh untuk mempertahankan diri terhadap suatu penyakit. Contoh imunisasi pasif seperti pemberian ASI, suntikan imunoglobulin, dll. Sedangkan imunisasi aktif adalah kita memberikan suatu antigen (bakteri atau virus atau kombinasi yang telah di ubah dan dilemahkan sebelumnya sehingga tidak sampai dapat menyebabkan penyakitnya) dengan harapan bahwa tubuh merespons terhadap antigen tersebut dan membuat antibody nya sendiri, seperti kita hanya memberikan kayu dan besi sehingga harus di buat menjadi pedang oleh tubuh sendiri. Contoh imunisasi aktif yaitu pemberian Vaksin..
Loo, kalau begitu mending kasih langsung pedangnya dong.. Ada alasannya kenapa vaksinasi lebih baik dan unggul yakni tubuh sudah terbiasa membentuk antibody sendiri, jadi dapat membentuk antibody dalam jumlah banyak dan cepat. Berbeda dengan jika diberikan langsung dimana antibody tersebut hanya bertahan sebentar...
Wah jadi vaksinasi ini penting sekali ya? Jelas penting melihat dari manfaatnya yaitu dengan pemberian vaksin ini tubuh sudah dapat menghasilkan antibody sendiri sehingga dikemudian hari jika penyakit itu menyerang, kita sudah memiliki pertahanan pertama dalam tubuhnya.. ibaratnya membangun benteng sebelum perang.. Menkes juga menegaskan bahwa program Imunisasi merupakan salah satu program kesehatan yang paling efektif dalam pembangunan kesehatan utamanya untuk mencegah kesakitan, kecacatan dan kematian yang disebabkan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).

Bayar gak nih vaksinnya? kalau bayar dan mahal mending uangnya saya tabung atau buat yang lain deh... Di Indonesia memang belum semua vaksin gratis, tapi sudah banyak kok yang ditanggung oleh pemerintah.. Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, Imunisasi wajib merupakan imunisasi yang dijamin ketersediaannya oleh Pemerintah yang meliputi vaksin Bacillus Calmette Guerin (BCG); Diphtheria Pertusis Tetanus-Hepatitis B-Hemophilus Influenza type B (DPT-HB-Hib) atau yang saat ini dikenal dengan pentavalen; Hepatitis B pada bayi baru lahir; Polio, Campak, DT (Difteri Tetanus) yang ditujukan untuk bayi usia 2, 4, 5, dan 18 bulan, serta Td (Tetanus Difteri) selaku booster bagi anak usia 7 tahun ke atas. 

Lalu, apa ada efek samping ya untuk penggunaan vaksin ini?? saya dengar ada tuh yang anaknya malah jadi sakit... Memang ada beberapa kasus terjadi efek samping dari penggunaan vaksin ini tapi tidak selalu ada dan biasanya tidak berat kok karena itu adalah reaksi tubuh normal untuk menanggapi benda asing dari luar tubuh.. Untuk efek samping dari vaksinasi biasanya dinamakan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dan biasanya berbeda tergantung vaksin yang didapatkan.. untuk lebih lengkapnya mungkin dapat diakses di sini.

Bila ada pertanyaan komentar atau saran jangan sungkan untuk komen yaa.. makasih dan yuk dukung program vaksinasi di Indonesia..  風。



Share:

3 komentar:

  1. Berapa lama anak demam akibat imunisasi? Berapa kisaran suhu panasnya setelah di imunisasi dan bagaimana mengatasinya?

    BalasHapus
  2. Bagaimana melihat perbedaan vaksin yang asli dan palsu? Kalau saya khawatir dengan vaksin yang sudah diberikan palsu apa yang perlu saya lakukan? Anak saya takut kenapa napa :v

    BalasHapus
  3. Dengan maraknya pemberitaan tentang vaksin palsu membuat saya khawatir selaku orang tua, kebetulan anak saya habis divaksin. Apa sajakah tanda-tanda bayi yang sudah terkontaminasi vaksin palsu? Kemudian efek negatif apa yang ditimbulkan oleh vaksin palsu?

    BalasHapus